Analisa Kejadian Perampokan Bank Kalteng tanggal 23 Februari 2011

Menurut saya perampokan di Bank Kalteng diindikasikan terjadi karena:

1.  Pilihan waktu yang longgar keamanan, karena pada saat jam istirahat.

2.  Dipilih kasir yang terpisah dengan kasir yang lain, yang dirampok adalah kasir yang ada di belakang kantor.

3.  Kasir lalai dengan menempatkan uang yang besar jumlahnya di meja yang harusnya ada di lemari besi.

4. Kasirnya perempuan yang relatif lemah bila di gertak.

5. Satpam tidak curiga dengan orang yang bertransaksi tanpa melepas helm.

6.  Satpam tidak curiga dengan nasabah yang pakai motor atau mobil parkir tapi tidak mematikan mesin.

7.  Satpam tidak curiga dengan orang yang berdiri terlalu lama dekat kasir tanpa melakukan transaksi apa-apa.

8.  Sistem alarm susah untuk dijangkau, sehingga terlambat membunyikan

9.  Pelaku perampokan beruntung karena dapat mengambil uang yang sudah ada di tas tanpa menyusun dulu.

10. Pelaku beruntung karena habis merampok bisa lari menghilang.

 

Yang seharusnya dilakukan untuk mencegah perampokan tersebut:

  1. Uang jumlah besar segera disimpan di lemari besi.
  2. Satpam harus curiga pada orang yang memakai helm, mesin kendaraan tetap hidup walaupun sedang parkir, dan orang yang berdiri tanpa melakukan transaksi.
  3. Lokasi loket khusus harus dijaga.
  4. Alur mobil dan motor harus dijaga sehingga jika ada yang merampok tidak mudah pergi atau kabur dari tempat kejadian.
  5. Kasir khusus  tetap harus ada satpam bersenjata dan tetap ditempat meskipun jam istirahat.

 

Yang seharusnya dilakukan untuk mengidentifikasi masalah tersebut:

  1. Buka rekaman CCTV, lalu komunikasikan dengan kepolisian. Barangkali pelaku dikenal oleh polisi.
  2. Sidik jari dari barang perampok yang tertinggal.
  3. Interogasi saksi mata dan dicocokkan dengan bukti-bukti yang lain sehingga dapat alur kejadiannya.
  4. Melakukan rekonstruksi agar jelas gambar kejadiannya. Karena sebagian ciri-ciri cara kerja perampok sudah dikenal oleh polisi.

 

Sekian analisa yang bisa saya berikan, dengan harapan bisa menambah wawasan untuk mencegah dan menindak lanjuti kejadian yang serupa.

Demikian saya sampaikan agar dapat diterima dengan baik. Terima kasih.